Tampilkan postingan dengan label my point of view. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my point of view. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Juli 2011

terSinetron





Lebih baik kamu menikah lagi, daripada kamu mempunyai istri
yang tidak bisa melayani kamu!


Eh, apa itu? Omongan macam apa? Kok kasar?
Emang kasar..... huhuhu :(

Itu penggalan kalimat di sinetron (yang berjudul) islami yang sedang tayang di RCTI. Well, saya bukan sok kritis dengan membahas sinteron di dalam blog saya, tapi sungguh saya prihatin... saya ngebet banget ngebahas sinetron “islami” satu itu (khususnya) tapi sepertinya di postingan selanjutnya.. hehehe

Sinetron adalah singkatan dari “sinema elektronik”, ~istilah untuk menyebut suatu film drama bersambung yang ditayangkan di televisi. Dari wikipedia, sinetron di luar sana sama dengan “soap opera” atau istilah yang lebih populer lagi: telenovela. ~ @masova

Dari jaman saya SMP, yang mana sekitar tahun 2003 (8 tahun yang lalu) ada sinetron TERSANJUNG kesekian yg sudah bikin saya munek-munek. Menurut saya, ga jelas aja gitu. 2 orang saling benci, yang dilanjutkan 2 keluarga bermusuhan. Dendam-dendaman. Dendam dibawa sampe udah jadi kakek-nenek. Trus urusan dendam mendedam diwariskan ke anak cucu mereka. Tenang, saya ga bakal ngebahas alur cerita, tokoh, dsb. Saya ga ingat, dan tentunya ga mau mengingat. Heuheue.

Untungnya, ortu saya bukan orang yang mengelu-elukan TV. Dari jaman saya lahir, di rumah Cuma ada 1 TV, letakny di ruang keluarga. Nemenin kami diskusi masalah politik, ekonomi, nemenin makan, sampe nemenin saya n adek saya dimarahin ibu bapak. Hehehehe.
Kenapa? Karna ibu bapak merasa TV itu ga baik buat pola pikir anak. Kok bisa? Bisa dooongs. Dan jawabannya baru saya dapat ketika kuliah. Banyak anak kecil di sekitar saya yang #terSinetron banget. Sumpah deh. Ini list nya.




  1. Rara, adek sepupu saya, mulai bersikap gak jelas sok sok nangis ga keruan ketika ada masalah sama saya. Caper. Tapi caranya itu niru cara caper tokoh-tokoh melodramatis di sinetron. Atau antagonisnya. Nangis, melotot, kacak pinggang, dll. Hobi: nonton tv antara jam 5 sore sampe jam 9 malam. Jam sinetron. Owmaigat!


  2. Fira, adeknya Rara. Suka joged-joged kayak 7icons. Ah,ini bukan sinetron sih. Tapi gapapa deh, masukin aja, lumayan memperpanjang list. Hehe.


  3. AF (inisial), pasien kawat orto lepasan saya, kelas 1 pacaran – putus – naik kelas 2 pacaran sama yg lain – putus – naik kelas 3 pacaran sama yg lain lagi – putus – naik kelas 4 pacaran sama yg lain lain lagi. Kalo malam minggu mesti pacaran ke rumah ceweknya. Klo ke klinik FKG dadanannya necis abis, kemeja plus jeans dan sepatu / sepatu sandal. Kadang pake kaos dirangkap kemeja lengan panjang dgn kemejanya dilempit lengannya sampe siku, atau pake kupluk model rasta gitu. Ini bikin geger teman2 klinik saya loh. Sumpah. *tutup mata, sedih* waktu saya tanya diajarin siapa? Itu, niru artis cakep di TV mbak. X_X


  4. OSI (inisial), pasien pedodonsia saya. Nakal, sering telat sekolah. Alasan ke gurunya : tadi perawatan gigi di FKG Bu!!! *sumpah saya Cuma sekali telat nganterin dia ke sekolah. Sumpah demi apapun!* hobi: nonton TV habis maghrib sampe jam 9 malem.


Ah, banyaklah. Capek di list.



Dari situ saya jadi tau pola pikir ortu saya yang mencoba menjauhkan saya n adek dari TV. Dulu, maghrib TV sudah harus mati, saya dan adek harus belajar (tentunya didampingi ibu), kalaupun nonton TV Cuma boleh nonton berita aja. Kesel? Pasti lah. Dongkol banget. Tapi mau apa? Saya masih ga bisa apa2. Ngehehehe. Beruntunglah saya dianugerahi ortu seperti ibu bapak saya.. Allah, barokahkanlah umur mereka, ampuni dosa-dosa mereka. Amin!



Hal ini berbeda ketika saya mulai merantau ke Surabaya untuk kuliah. Tahun pertama sampai pertengahan tahun kedua saya ga nonton TV, ga masalah. Kemudian tante saya ditimpa musibah, suaminya meninggal, dan saya diminta tinggal di rumahnya untuk nyelimurin anak-anaknya yg masih kecil, Rara (kelas 3 SD), Fira (TK), Rafi (playgroup). Di rumah tante, setiap kamar ada TV. Dan dikamar saya disana, saya disediain TV. Awalnya saya nonton @metro_TV, berita dan acara2 penyindiran dan pengkritikan kebijakan pemerintah. Atau sitkom2 yang ada di stasiun TV lain.



Pertengahan tahun ketiga, saat saya mengerjakan penelitian skripsi saya pindah dari rumah tante, mulai ngekos lagi. Nah, mau ga mau harus beli TV. Soalnya di rumah tante “dibiasakan” nonton TV. Sebulan, dua bulan, tiga bulan, saya mulai nggak tahan. Isi acara TV itu jadi geje abis. Yang berita ngomongin koruptor, trus masalah Antasari yang menurut saya banyak banget hal ganjil, kalo sinetronnya sudah pasti cinta fitri, anakku bukan anakku, dll. Apa sih iniiiii?????
Akhirnya saya beli DVD player. Ketimbang nonton TV yang ga jelas. Tapi kalo simpanan DVD baru habis ya mau ga mau saya nonton TV. Dan saya mulai mangkel lagi gara2 setiap jam istirahat saya, jam6 sore – 9 malam, isi TV itu sinetron semua!



Kalo saya boleh bilang, sinetron Indonesia itu monoton loh. Polanya itu2 aja. Iri, dengki, dendam, marah-marah, nangis bombay, licik, kata kasar, penculikan, pembunuhan dan segala macam tindak anarki lainnya. Udah gitu bertele-tele, jumlah episodenya aja nyampe tiga digit. Sinetron satu dengan sinetron yang lain itu selalu ada kesamaan alur cerita, tokoh, bahkan pemain. Meski pemainnya secantik Nikita Willy tapi klo satu hari muncul bolak-balik di layar TV yang ada sih keculek ya. #eh #apose



Kenapa begitu? Boleh deh Anda baca 2 blog berikut... Daripada saya tulis ulang. Hehehehe
1. Sinetron ~ @masova
2. Balada Argumentasi Sinetron yang Tertukar-tukar – Rahmad Hidayat



Seperti kata ortu saya, apa yang kita tonton setiap harinya itu akan mempengaruhi pola pikir kita. Well, itulah kenapa banyak anak2 (yang ibunya nonton sinetron dan anaknya ikutan) yang dewasa sebelum waktunya. Dan ibu2 banyak yang terSinetron. Melodramatis. Mulai pingin tes DNA kalo anaknya ga mirip sama dia. Oh, pleasee???



Selain sinetron, ada juga FTV. Sebuah sinetron yang dipendekkan. Ceritanya lucu, dan begitu familiar karena mengangkat masalah kehidupan sehari-hari. Itu yang saya tonton DULU. Sekarang beda lagi, dimana pembuat film kehabisan cerita dan akhirnya mengadaptasi film luar. Contohnya film "The Proposal" yang dibintangi Sandra Bullock ituuuh. Dengan mudahnya alur cerita di kopipaste, bahkan judul FTV yang bikin ketawa: "Proposal Nikah untuk blablablabla".



Yang paling miris, sinetron n FTV Indonesia banyak yang menjual mimpi. Pembantu rumah tangga nikah dengan majikannya, pembantu ini, pembantu itu. Akibatnya? Banyak pembantu yang kegatelan dan ga tau diri. Dandan menor, pake baju dengan menonjolkan belahan dada, pake celana di atas lutut. Duh, Gusti.....



Ah, ini kenapa langganan TV kabel diperlukan. Atau mungkin produser sinetron dihipnotis dan di sugesti (semacam “cuci otak”) supaya ga mikirin rating aja. Moral warga Indonesia yang terSinetron kayak diatas tentunya mereka ikut bertanggung jawab saya rasa.



Sudah dulu deh. Siap2 mau berangkat ke RSGM dulu. Trus nanti sore saya ada kencan dengan wanita2 saya (@ladyhatori , @andinapermata) mau nonton premiere-nya Harry Potter and The Deathly Hallows part 2. #pamer #biarin



See ya! ;)

Sabtu, 27 Februari 2010

When A Man Loves A Woman

When a man loves a woman
Can't keep his mind on nothin' else
He'd trade the world
For the good thing he's found

If she is bad, he can't see it
She can do no wrong
And turn his back on his best friend
If he puts her down

When a man loves a woman
Spend his very last dime
And trying to hold on to what he needs

He'd give up all his comforts
And sleep out in the rain
If she said that's the way, it ought to be

When a man loves a woman
I give you everything I've got
Trying to hold on to your precious love
And baby baby please don't treat me bad

When a man loves a woman
Deep down in his soul
She can bring him such misery


If she is playing him for a fool
He's the last one to know
Loving eyes can never see

Yes when a man loves a woman
I know exactly how he feels
'Cause baby, baby

When a man loves a woman
When a man loves a woman
When a man loves a woman
When a man, when a man
When a man loves a woman

sempet lihat penampilannya sandhy sondoro di acara NEW WAVE 2009 gag?
keren sangat!!! amazing! he's the man.

hoho,jgn bilang saya terlalu memuja suaranya.
tidak kawan, saya serius. suaranya waktu acara tsb sangat2 memukau!
dya membawakan lagunya Om Michael Bolton, when a man loves a woman.
i think,he brought that song better than the original singer.
klo anda lihat penampilannya secara live (search di youtube yah.) anda akan terkesan. bukan tampangnya lah ya... suaranya ituloh,bikin merinding... hehehe... bahkan dya langsung menduduki poin tertinggi (karena juri banyak yg kasih angka sempurna!!!)... dan banyak orang memberi standing applause! i'm not surprised,if i'm there i will too.

mau donwnload versi mp3-nya???, click this..!
i guarantee you wont regret it!
atau mau ndengerin lagu2 si abang sandhy satu album..? click this..!

waaaaa... love his voice so much!
but which i regret is most of Indonesian more like music melayu, such as ST12's, kangen's,etc.
is unfortunate singer with that talent live in this country, you know what i mean.
bukan berarti saya tidak menghargai bangsa sendiri,tetapi bangsa Indonesia sendiri juarang sekali menghargai miliknya, contohnya tari pendet dan lain2nya.
very ironic.
i thought he'd better just go international, he deserves more appreciated and greater income.
too good for Indonesia. :((

apart from that, i just wanted to tell abang sandhy that he's the man!
great job!!!





*****
I know it's ridiculous, but I believe this song. i experienced it my self. thx God i have someone with a sincere to do whatever i want or do anything to make me happy. i have someone who really love and respect me. love him in every step i make. love him so much, i can't ever tell how much!

Senin, 22 Februari 2010

about me

no body perfect. i'm no body. i'm perfect.

mohahaha! analogi yg sangat narsis. g lah ya... saya g bgitu. :)

saya hanya seorang perempuan (not yet a woman) yg mencoba bersikap baik dan biasa2 saja.
alhamdulillah memiliki kehidupan yg indah (dirasakan indah maksudnya, hehe)

memiliki orangtua yg rukun.
memiliki adek yg bandel.
memiliki kekasih hati yg bikin tensi naik.
memiliki teman2 yg iseng. (mgkin krna saya juga iseng,hihihihi)
memiliki... memiliki apa lg ya??
hmmm banyak. tapi satu kalimat yg saya ingat, apapun yg kita miliki, apapun itu, kita harus bersyukur. (syukuuurin deh lo.... eh lho??? hehehe)

saya seorang mahasiswi fakultas kedokteran gigi di salah satu universitas negeri di surabaya.
seorang mahasiswi yg sedang sibuk menggarap proposal skripsi dan sangat berharap cepat lulus agar bisa cepat nikah. lhoooo?????? bercanda... hihihihi

yang jelas, saya adalah saya.
seorang perempuan yg sedang menggapai impiannya satu persatu...
do'akan ya kawan. amin! =)